Ø Jelaskan mekanisme interpreter dalam menerjemahkan dan
mengeksekusi perintah!
Jawab
Komputer pada dasarnya membutuhkan
keberadaan program agar bisa menjalankan fungsinya sebagai komputer, biasanya
hal ini dilakukan dengan cara mengeksekusi serangkaian instruksi program
tersebut pada prosesor.
Sebuah program biasanya memiliki suatu bentuk model pengeksekusian tertentu
agar dapat secara langsung dieksekusi oleh komputer. Program yang sama dalam
format kode yang dapat dibaca oleh manusia disebut sebagai kode sumber,
bentuk program yang memungkinkan programmer
menganalisis serta melakukan penelaahan algoritma yang digunakan pada program
tersebut. Kode sumber tersebut pada akhirnya dikompilasi
oleh utilitas bahasa pemrograman tertentu sehingga membentuk sebuah program.
bentuk alternatif lain model pengeksekusian sebuah program adalah dengan
menggunakan bantuan interpreter, kode sumber tersebut langsung
dijalankan oleh utilitas interpreter suatu bahasa pemrograman yang digunakan.
Beberapa program komputer dapat
dijalankan pada sebuah komputer pada saat bersamaan, kemampuan komputer untuk
menjalankan beberapa program pada saat bersamaan disebut sebagai multitasking.
Program komputer dapat dikategorikan menurut fungsinya; perangkat lunak sistem atau perangkat lunak aplikasi.
Interpreter adalah suatu program
komputer yang mampu menerjemahkan program dari bahasa tingkat tinggi yang
dimengerti oleh manusia dan langsung menjalankan program tersebut. Kerja
interpreter seperti penerjemah untuk turis yang langsung menerjemahkan kalimat
demi kalimat yang dikatakan oleh sang turis. Setiap kali kita membutuhkan
program tersebut, maka interpreter akan bekerja menerjemahkan program dari
bahasa tingkat tinggi ke bahasa mesin untuk dieksekusi. Jadi siklus kerja
ketika kita membuat program dengan interpreter adalah: tulis/edit program,
eksekusi.
Penerjemahan dapat dilakukan dengan
menggunakan program (yang pada awalnya dulu ditulis dengan bahasa assembly)
yang bisa berupa sebuah interpreter atau sebuah kompilator (atau gabungan dari
keduanya). Program penerjemah tersebut akan memeriksa sintaks (format
penulisan) apakah benar atau tidak, lalu menerjemahkan program tersebut ke
dalam bahasa mesin.
Interpreter
menerjemahkan instruksi selama program diminta untuk ekseskusi. Jika seseorang
bermaksud menjalankan program tersebut (agar dapat dijalankan oleh komputer),
mula-mula kode sumber (source code
atau program asli yang ditulis oleh program) diterjemahkan dulu ke dalam bentuk
kode mesin per baris instruksi. Setelah satu baris instruksi tersebut dipahami
oleh computer, instruksi tersebut dijalankan. Interpreter kemudian kembali
memproses baris berikutnya.
Kode
Sumber:
Instruksi
1
Instruksi
2
Instruksi
3
Urutan
Pengerjaan:
1. Instruksi 1 diterjemahkan
kemudian dijalanakan
2. Instruksi 2
diterjemahkan kemudian dijalanakan
3. Instruksi 3
diterjemahkan kemudian dijalanakan
Ketika
kode objek dijalankan, tidak ada penerjemahan lagi dan tidak bergantung kode
sumber
Ø Sebutkan alasan mengapa pemrograman cenderung
menggunakan bahasa pemrograman beraras tinggi daripada bahasa pemrograman
bahasa rakitan.!
Jawab
Bahasa pemrograman tingkat tinggi adalah sebuah bahasa pemrograman
yang jika dibandingkan dengan bahasa pemrograman tingkat rendah memiliki sifat
lebih mudah digunakan, lebih portabel (mudah diadaptasikan) antar-platform, dan
lebih abstrak. Bahasa-bahasa semacam ini sering melakukan abstraksi terhadap
beberapa operasi CPU, seperti halnya pengaksesan memori.Istilah bahasa beraras
tinggi (high-level language) menyatakan bahasa–bahasa pemrograman yang lebih
berorientasi kepada manusia. Ciri-cirinya, instruksi-instruksi yang di gunakan
menggunakan kata-kata dalam bahasa inggris (bahasa manusia) termasuk dalam
kategori bahasa ini antara lain adalah COBOL, FORTRAN, BASIC, C, dan pascal. Di
dalam bahasa ini, setiap instruksi bisa mewakili sejumlah instruksi dalam
bahasa beraras-rendah.
Secara
umum, bahasa
tingkat tinggi akan membuat pemrograman komputer yang kompleks menjadi
lebih sederhana, sementara bahasa tingkat rendah cenderung untuk membuat kode
yang lebih efisien. Dalam sebuah bahasa tingkat tinggi, elemen-elemen kompleks
dapat dipecah ke dalam beberapa elemen yang lebih sederhana, meski masih dapat
dianggap kompleks, di mana bahasa tersebut menyediakan abstraksi. Karena alasan
ini, kode-kode yang harus berjalan dengan efisien dapat ditulis dalam bahasa
pemrograman tingkat rendah, sementara bahasa tingkat tinggi digunakan untuk
mempermudah pemrograman.
Bahasa pemrograman beraras rendah (low-level
language) digunakan untuk menyatakan kelompok bahasa pemrograman yang
berorientasi pada mesin. Ciri-cirinya , instruksi dalam bentuk deretan biner atau
menggunakan kata-kata singkat yang mudah untuk di ingat untuk menggantikan kode
biner. Termasuk dalam kategori ini adalah bahasa mesin (machine language) dan
bahasa rakitan (assembly language).
Adapun beberapa alasan mengapa dalam pemrograman
cenderung digunakan Bahasa pemrograman
beraras tinggi diantaranya adalah karena:
- Bahasa beraras tinggi lebih dapat dipahami oleh manusia (pemrogram).
- bahasa tingkat tinggi digunakan untuk mempermudah pemrograman.
- bahasa tingkat tinggi akan membuat pemrograman komputer yang kompleks menjadi lebih sederhana.
- Bahasa beraras rendah lebih sulit dipahami karena bahasanya ditulis dengan kode numerik ataupun dengan sintak yang sangat pendek sehingga sulit sekalidipahami, bahaasanya lebih membosankan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar